Di ruang sederhana beralaskan tikar hijau, 7 orang kader dan orang tua balita dari Kelompok Melati 1 Dusun Muktisari duduk melingkar. Di tengah mereka, balok warna-warni berserakan. Di depan mereka, terbentang kertas, buku catatan, dan data. Ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah garis depan dalam menjaga masa depan anak-anak Muktisari.
Berdasarkan data tercatat ada 97 balita usia 0-59 bulan yang menjadi sasaran pemantauan bulan ini. Setiap nama di dalam sheet itu mewakili satu cerita: ada yang baru belajar jalan, ada yang mulai cerewet, ada juga yang harus dipantau khusus karena pertumbuhan berat badannya.
"Kita mungkin tidak punya gedung bagus. Tapi kita punya data yang rapi, punya niat yang kuat, dan punya ibu-ibu yang mau belajar," kata kader Melati 1.
Di luar pintu, anak-anak lain masih bermain. Di dalam, para ibu sedang merencanakan. Merencanakan bagaimana memastikan setiap balita di Melati 1 tumbuh sehat, cerdas, dan tidak tertinggal.
Foto-foto dan data ini merekam suasana itu bahwa perhatian pada 1000 hari pertama kehidupan masih menjadi prioritas. Dari pemantauan BB dan TB, hingga stimulasi tumbuh kembang. Semua dicatat, agar tidak ada satu balita pun di Melati 1 yang terlewat.
Berikan Komentar