Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) di Dusun Muktisari kembali digulirkan. Tahun ini kegiatan tersebut menyerap anggaran sebesar Rp5.000.000 yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026.
Kegiatan PKTD ini difokuskan untuk pemberdayaan warga sekaligus percepatan pembangunan infrastruktur skala kecil di wilayah dusun. Dengan skema padat karya, tenaga kerja yang dilibatkan merupakan warga setempat sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Kepala Dusun Muktisari menyampaikan bahwa dana Rp5 juta tersebut digunakan untuk kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Mulai dari perbaikan jalan lingkungan, normalisasi saluran air, hingga kegiatan kebersihan lingkungan.
“Kami upayakan anggaran ini tepat sasaran dan memberi manfaat langsung. Selain membangun, PKTD juga membuka lapangan kerja sementara bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
PKTD merupakan salah satu bentuk pemanfaatan Dana Desa yang diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di desa. Dengan melibatkan warga secara langsung, program ini diharapkan bisa meningkatkan gotong royong dan rasa memiliki terhadap pembangunan di dusun.
Warga Dusun Muktisari menyambut baik adanya program ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar pembangunan di tingkat dusun semakin merata. Pemerintah desa menegaskan akan terus melakukan pengawasan agar penggunaan anggaran Dana Desa berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai peruntukannya.
Berikan Komentar